DHONI SETIAWAN');" width="70" border="0" height="52" hspace="2">
DHONI SETIAWAN');" width="70" border="0" height="52" hspace="2">
JAKARTA, RABU - Operasi penertiban para perokok di Kawasan Dilarang Merokok (KDM) yang dilaksanakan petugas BPLHD (Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah) di Terminal Blok M dan kawasan perkantoran Victoria sampai siang ini, Rabu (19/11), menahan sekitar 20 orang perokok.
Menurut wakil kepala terminal Blok M, A. Wani Zaroni, usaha ini sangat positif untuk menertibkan para perokok yang ada di terminal Blok M. "Karena sebelumnya bila ditegur oleh para petugas terminal mereka cenderung cuek. Namun dengan adanya sosialisasi ini saya berharap kesadaran untuk tidak merokok di sembarang tempat dapat terwujud," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/11).
Untuk sosialisasi kali ini, selain petugas dari LSM, juga ada petugas dari penyidik pegawai negeri sipil sebanyak empat orang, petugas tramtib 14 personel, dari Polsek Metro jakarta Selatan 4 orang. Para perokok kebanyakan tertangkap di terminal, sedangkan di kawasan victoria petugas tidak menemukan para perokok di KDM.
Kepala BPLHD Jakarta Selatan, Joni Tagor mengatakan, sosialisasi kali ini bersifat pra yustisi, artinya mereka yang tertangkap belum akan dikenakan sanksi melainkan hanya diberi teguran dan diminta mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. "Untuk yustisinya sendiri akan diselenggarakan mulai Desember 2008. Saat ini masih tahap sosialisasi," kata Joni.
C11 08


